BLOG DETAIL

Apa itu Dart?

29 Mar 2024 admin

Dart adalah bahasa pemrograman open-source berorientasi objek yang dikembangkan oleh Google. 

Dart pertama kali diperkenalkan pada tahun 2011, dan sejak itu telah digunakan oleh Google dan perusahaan lain untuk mengembangkan aplikasi web, seluler, dan sisi server.

Dart umumnya digabungkan dengan framework Google, Flutter, untuk pengembangan mobile app. Namun bahasa pemrograman ini juga bisa digunakan dengan framework lain untuk berbagai tujuan. 

Fungsi Dart

Dart memiliki berbagai fungsi,Yaitu: 

  • Pembuatan mobile appPembuatan dan pengembangan mobile app dapat memanfaatkan Dart dan Flutter sehingga dapat menghasilkan aplikasi dengan performa tinggi dan dapat melakukan lintas platform seperti iOS dan Android hanya dengan menggunakan satu kode sumber.
  • Pengembangan web: Dart juga cocok untuk pengembangan front-end dan back-end websiteFramework yang dapat digunakan dengan Dart untuk tujuan ini misalnya AngularDart, Aqueduct, Angel, dan Shelf.
  • Command-line tools: Dart adalah bahasa yang berguna untuk otomatisasi dan melakukan tugas administrasi sistem lainnya melalui tools ini. 
  • Pembuatan aplikasi desktop: Dart dapat digunakan untuk membuat aplikasi desktop dengan framework Flutter atau yang lainnya. 
  • Pembuatan aplikasi sisi server: Misal API dan jenis layanan lainnya juga dapat dibuat dengan Dart.

Apakah Dart Hanya Digunakan untuk Flutter?

tidak hanya digunakan untuk Flutter. Dart adalah bahasa pemrograman yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, dan Flutter adalah salah satu framework-nya yang paling terkenal untuk membuat aplikasi seluler.

Dart juga dapat digunakan secara fleksibel karena terdapat sejumlah framework lain yang dapat memfasilitasi pembuatan program sisi servercommand line, dan aplikasi web.  Misalnya, Aqueduct, Angel, dan Shelf adalah tiga framework web populer yang dipakai bersamaan dengan Dart sebagai fondasinya.

Dart juga dapat diterjemahkan ke dalam JavaScript, sehingga dapat juga dimanfaatkan untuk pengembangan front-end web dengan cara yang mirip dengan bahasa script terkenal lainnya. 

Contoh Penggunaan Dart

Berikut ini adalah contoh penggunaan Dart:

  • UI Google Ads: UI Google Ads dibuat menggunakan AngularDart. Penggunaan Dart dan AngularDart menghasilkan interface yang cepat, responsif, dan mudah digunakan untuk mengelola campaign Google Ads. 
  • Reflectly: Reflectly adalah aplikasi journaling dan mindfulness populer untuk kesehatan mental. Aplikasi ini dibuat menggunakan Flutter dan Dart, dan kompatibel untuk iOS dan Android.
  • Alibaba: Platform e-commerce terkenal di China, Alibaba, menggunakan Flutter dan Dart untuk membuat aplikasi selulernya. Hal ini disebabkan karena Alibaba ingin aplikasinya cepat, responsif, dan berfungsi untuk iOS dan Android. 
  • Hamilton Musical: Aplikasi untuk musikal Broadway populer Hamilton dibangun menggunakan Flutter dan Dart supaya lebih cepat dan dapat melakukan lintas platform. Aplikasi ini menampilkan informasi tentang pertunjukan, penjualan tiket dan merchandise, serta fitur untuk karaoke.
  • Tencent: Tencent adalah perusahaan teknologi terkemuka di China, dan mobile app-nya  juga dibuat menggunakan Flutter dan Dart sehingga memiliki performa tinggi dan bekerja dengan baik di iOS dan Android.

Penutup

Dart adalah bahasa pemrograman yang semakin populer di kalangan developer dan programmer. Meski sering digunakan bersamaan dengan  Flutter, Dart juga dapat dipakai dengan framework lain. 

Dengan performa yang baik dan kemampuannya untuk mengembangkan aplikasi lintas platform, Dart bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengembangkan aplikasi web dan seluler atau untuk tujuan pengembangan lain.  

*Sumber :https://revou.co/*

Bagikan artikel ini: