BLOG DETAIL

5 Perbedaan UI dan UX Design Beserta Penjelesannya

17 May 2024 admin

Kamu pasti pernah mendengar tentang istilah UI dan UX design, bukan? Sekilas, dua hal tersebut terdengar hampir mirip. Bahkan tak jarang masih ada yang keliru mendefinisikan keduanya. Tentu saja, UI dan UX design bukanlah hal yang sama. Kesamaan dari UI dan UX design adalah bahwa dua konsep ini sangat penting dalam dunia desain digital.

Pengertian UI dan UX Design

Sebelum membahas lebih jauh tentang perbedaannya, berikut merupakan pengertian mengenai UI dan UX design.

Pengertian UI Design

UI Design adalah tampilan visual dari produk yang menjembatani antara sistem dengan user alias pengguna. UI adalah kependekan dari User Interface atau antarmuka pengguna yang mengacu pada seluruh aspek visual dan estetika dari suatu produk atau situs web.

UI design memiliki fokus utama yakni membuat tampilan dan elemen-elemen grafis yang menarik, yang memudahkan interaksi pengguna. Selain tampilan yang menarik, UI design juga harus dinamis agar bisa menyesuaikan tampilan perangkat pengguna. Pasalnya, tidak semua pengguna mengakses situs web kita menggunakan perangkat yang sama.

Pengertian UX Design

UX Design atau User Experience Design (desain pengalaman pengguna) adalah proses memberikan pengalaman yang lancar kepada pengguna yang berinteraksi dengan produk, situs web, maupun aplikasi.

Tujuan utama dari UX Design adalah memenuhi kebutuhan pengguna dan memastikan bahwa pengalaman pengguna berjalan dengan efisien, menyenangkan, dan memuaskan, sehingga meningkatkan kepuasan dan loyalitas pengguna pada situs kita.

Pada UX design, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan, antara lain: riset pengguna untuk memahami kebutuhannya, menyusun user journey alias perjalanan pengguna sejak awal sampai akhir interaksi, melakukan desain interaksi dan navigasi yang intuitif, mengelola alur informasi dengan logis, serta menguji berdasarkan umpan balik dari pengguna.

Perbedaan UI dan UX Design

Istilah UI dan UX design memang kerap disebut secara berdampingan. Berikut merupakan perbedaan UI dan UX design.

1. Fokus dan Tujuan

Fokus utama dan tujuan UI design adalah membuat tampilan yang menarik lewat tampilan antarmuka pengguna. Sementara fokus utama UX design adalah pada seluruh pengalaman pengguna dari awal sampai selesai dengan tujuan memastikan kebutuhan pengguna terpenuhi dan pengguna mendapatkan pengalaman yang menyenangkan. 

2. Lingkup Pekerjaan

Desainer UI bertanggung jawab merancang tampilan antarmuka yang estetik, menarik, dan mudah digunakan. UI design menangani interaksi antara manusia dengan komputer.

Di sisi lain, seorang UX desainer harus memastikan pengalaman pengguna yang optimal dan mengidentifikasi permasalahan pengguna. Dengan kata lain, UX design menangani interaksi pengguna akhir dengan setiap elemen perusahaan.

3. Proses dan Pendekatan

UI design memiliki proses dan pendekatan yang berfokus pada keindahan elemen visual dan kreativitas pada elemen grafis. Sedangkan proses dan pendekatan UX design lebih terfokus pada riset, pengujian, hingga analisis agar bisa memahami preferensi pengguna. Seorang UX designer harus memahami emosional penggunanya.

4. Komponen Desain

Karena berfokus pada keindahan antarmuka pengguna, maka komponen desain pada UI design meliputi hal-hal yang mendukung kecantikan visual, seperti warna, gambar, animasi, tipografi, tata letak (layout) halaman, ikon dan grafik, tombol, responsivitas, ukuran layar, dan elemen interaktif lainnya.

Sementara komponen yang membangun UX design berhubungan dengan peengalaman pengguna saat mengakses web, antara lain fitur, struktur desain produk, navigasi, copywriting, branding, pengelolaan alur informasi, dan lainnya.

5. Tools

Pada proses membuat UI dan UX design, desainer juga menggunakan alat atau tools yang berbeda. Seorang UI desainer yang mementingkan visual akan menggunakan aplikas-aplikasi yang dilengkapi tools unique interaction icon, easy transitions, dll. Tools itu bisa ditemukan pada aplikasi seperti Principle, Adobe Illustrator, Flinto, Frames X.

Di sisi lain, UX desainer yang lebih mementingkan feedback dari pengguna kerap menggunakan aplikasi prototyping desain seperti Figma, InVision, Sketch, Adobe XD, dll.

*Sumber : https://www.gamelab.id/*

Bagikan artikel ini: